Webinar Kesehatan Umum Nasional Strategi Promotif dan Preventif Chikungunya pada Anak: Optimalisasi Peran Nakes dan Tenaga Medis
Untuk memudahkan pendaftaran, silahkan klik tombol berikut:
Chikungunya merupakan penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang masih banyak ditemukan di wilayah tropis dan subtropis. Mobilitas penduduk, perubahan iklim, kepadatan hunian, serta kurang optimalnya pengendalian vektor menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya kasus chikungunya di berbagai daerah. Anak-anak termasuk kelompok rentan karena aktivitas luar ruangan yang tinggi dan belum optimalnya kesadaran perlindungan diri dari gigitan nyamuk. Secara klinis, chikungunya pada anak ditandai dengan demam mendadak dan nyeri sendi yang dapat mengganggu aktivitas harian serta proses belajar. Meskipun umumnya bersifat self-limiting, keterlambatan deteksi dan kurangnya edukasi kepada keluarga dapat menyebabkan kecemasan, kesalahan persepsi, serta keterlambatan penanganan yang tepat. Di sisi lain, gejala chikungunya sering kali sulit dibedakan dengan penyakit lain yang juga ditularkan nyamuk, sehingga dibutuhkan kewaspadaan dan literasi klinis yang baik dari tenaga kesehatan dan tenaga medis di layanan primer. Upaya promotif dan preventif menjadi kunci utama dalam pengendalian chikungunya, mengingat belum adanya terapi antivirus spesifik yang bersifat kuratif. Pengendalian vektor melalui pemberantasan sarang nyamuk, edukasi 3M Plus, serta perubahan perilaku hidup bersih dan sehat harus dilakukan secara berkelanjutan dan kolaboratif. Peran tenaga kesehatan tidak hanya terbatas pada tatalaksana klinis, tetapi juga sebagai edukator, komunikator risiko, dan penggerak masyarakat dalam memutus rantai penularan. Selain pendekatan edukasi konvensional, inovasi media promosi kesehatan yang komunikatif dan ramah anak menjadi kebutuhan mendesak. Penggunaan cerita fabel sebagai media edukasi kesehatan dapat membantu menyampaikan pesan preventif secara sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami anak. Pendekatan ini sejalan dengan strategi literasi kesehatan berbasis komunitas yang menempatkan keluarga dan sekolah sebagai mitra utama dalam pencegahan penyakit. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan sebuah webinar nasional yang menghimpun seluruh tenaga kesehatan dan tenaga medis lintas profesi untuk memperkuat pemahaman tentang chikungunya pada anak, menyusun strategi promotif dan preventif yang aplikatif, serta mengembangkan media edukasi kreatif sebagai bagian dari transformasi promosi kesehatan
WEBINAR KESEHATAN UMUM NASIONAL
Strategi Promotif dan Preventif Chikungunya pada Anak: Optimalisasi Peran Nakes dan Tenaga Medis
# Terbitkan Buku Edukasi Chikungunya
Biaya Pendaftaran: Rp. 15.300,- (Lima Belas Ribu Tiga Ratus Rupiah)
Nomor Rekening BRI : 015101003113562 (an. Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat)
Nilai SKP & Sasaran Peserta: https://bit.ly/WebChikungunya
Link Pendaftaran: https://linktr.ee/ProgramYmindset atau melalui https://indonesiasehat.id/agenda/
Link Plataran Sehat : https://lms.kemkes.go.id/courses/aed1fa09-ad7b-4fe0-a1da-aa6bab4b181e
Pelaksanaan Webinar: Kamis, 14 Mei 2026
Webinar Pukul: 12.30 WIB – Selesai
Narahubung via WhatsApp:
https://wa.me/6285647676878 (Salsa Nurohman Putri)



